Nasdem Sampang Gelar Sekolah Kader dan Pendidikan Politik

Reporter : -32 views

Sampang – Partai NasDem berupaya menciptakan calon pemimpin dengan mempersiapkan kader-kader muda. Salah satu upaya DPD NasDem kab Sampang dalam membangun investasi politik jangka panjang adalah dengan mengadakan pelatihan dan sekolah kader partai yakni 3 hari sejak hari ini (Senin 21/12/2020 ) hingga hari Rabu mendatang. Yg dihadiri oleh dewan pakar dewan pembina partai Nasdem kab Sampang dan kepala Bakesbangpol sampang ( Nanang Junaidi )

Ketua Bapilu Partai Nasdem Sampang Moh Salim optimis NasDem bisa mempersiapkan kader muda untuk menjadi pemimpin. Apalagi, kata dia, Ketua Umum DPD NasDem SURYA NOVIANTORO kerap mengundang kader muda secara perorangan untuk diberikan motivasi.

Kader Nasdem, lanjutnya, harus memahami betul tentang restorasi, jati diri bangsa, ideologi bangsa dan tentang sistem negara serta sejarah Indonesia.

“Nah itu yang ingin diwujudkan oleh NasDem sehingga wujudnya adalah kader yang restoratif,” ucapnya.

Surya Noviantoro menjabarkan, kader restoratif itu adalah seseorang yang akan bekerja secara kolektif dan selalu punya pandangan untuk memperbaiki. Yang selalu punya pandangan untuk membangun.

“Yang selalu punya pandangan untuk mempersatukan. Selalu pandangan membawa optimisme, kader yang selalu memberikan pencerahan. Yang selalu berbagi energi positif kepada masyarakat. Yang terus mengajak masyarakat untuk berbuat baik. Berikutnya kader yang selalu menggali nilai-nilai lama yang baik yang hilang itu harus diangkat kembali warisan-warisan lama. Yang hilang itu harus diangkat, harus ditampilkan kembali karena itu warisan budaya yang baik,” tuturnya.

“Parpol harus mengubah diri jangan mengandalkan yang condong punya uang,” katanya”

Surya mengakui tidak seluruh partai berpikir untuk menciptakan calon-calon pemimpin. Padahal saat ini momentum tepat untuk mengkaderisasi calon-calon pemimpin dari kalangan kaum muda.

“Sehingga pada Pemilu dan Pilpres 2024 mendatang semakin berkualitas. Sekarang saatnya pertarungan ide dan integritas,” ucapnya.

Pada Pilpres dan pilkada 2024 mendatang, diprediksi bakal menjadi pertarungan wajah-wajah baru. Ada anggapan Pilpres 2019 saat ini merupakan pertarungan terakhir para elite-elite politik kawakan.

“Masalahnya sekarang bagaimana elite di partai berlangsung, 2024 biar bagaimana (capres) diusung partai, nah parpol lima tahun ke depan harus mempersiapkan semua. Jangan sampai Pemilu 2024 diisi dengan kebodohan-kebodohan politik yang akan merugikan,” ucapnya.

Dia pun memandang calon pemimpin masa depan harus memiliki jiwa kebangsaan yang kuat dan reputasi bagus. Agar di 2024 nanti tidak diperangi oleh isu-isu yang dangkal.

“Dalam perspektif ini anak-anak muda ke depan harus punya prestasi, kecerdasan dan keberanian dalam memegang prinsip,” tuturnya.

Moh Zainuddin ketua dewan pakar partai Nasdem kab sampang di kesempatan berbeda menilai parpol harus mulai berbenah dengan melakukan kaderisasi kepada kader-kader muda. Sehingga bisa menciptakan calon pemimpin masa depan yang berkualitas.

“Memberikan kesempatan kepada anak-anak muda daripada sibuk mempertahankan status quo,” katanya.

Moh Zainuddin menambahkan, calon pemimpin masa depan harus mempunyai visi untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik, terhormat dan disegani. Kedua, memiliki cita-cita besar.

“Orang yang bercita-cita besar pasti berjiwa besar. Ini ditunjukkan dengan tidak pengecut dan berani korbankan apapun demi cita-cita besar itu. Tidak serakah. Tidak menjual cita-cita besar dengan harga apapun. “Tuturnya”

Selain itu tidak mudah sakit hati dan tersinggung serta mampu menahan amarah. Kemudian mampu memaafkan

” Berjuang bukan untuk diri kita sendiri tetapi untuk kepentingan Negara dan peradaban manusia ” tutupnya.

Anang Junaedi, selaku Plt kepala Bakesbangpol Sampang secara resmi membuka acara Sekolah Kader dan Pendidikan Politik oleh DPD Nasdem Sampang. (Vans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *