Biar Tidak Jenuh, Taufik Hidayat Ajak Siswa Bercocok Tanam

Reporter : -31 views

Sampang – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap muka di tingkat sekolah dasar di tengah pandemi covid 19 ini kadang membuat jenuh siswa. Untuk mengurangi kejenuhan siswa, UPT SDN Batorasang 3 menerapkan pembelajaran diluar kelas, seperti yang tampak pagi ini, senin (23/11/2020).

Taufik Hidayat, S.Pd selaku kepala sekolah menjelaskan keinginannya agar siswa bisa belajar langsung ke alam, selain itu juga untuk memperindah kondisi sekolah dengan tanaman tanaman polowijo.

“Maksud kami mengajak siswa terjun langsung ke kebun sekolah adalah ingin mengajari anak anak bercocok tanam sehingga mereka bisa tau bagaimana proses tanaman hidup mulai dari menyiapkan lahan, menyiapkan benih, menanam dan merawatnya, alhamdulillah dewan guru pun memiliki semangat yang sama” papar taufik.

Taufik menjelaskan ia sudah membuat kelompok berisikan lima siswa yang dibagi dari total 25 siswa tersebut. Nantinya setiap kelompok mendapat giliran untuk melakukan praktik menanam di kebun sekolah.

Siswa yang kelompoknya mendapat giliran akan diberi pengarahan oleh guru mulai dari mengisi tanah di polybag, mengukur tingkat kesuburan tanah, menyiram menggunakan air, hingga akhirnya menanam benih. Nantinya siswa akan diberi lima jenis bibit tanaman untuk dibawa pulang untuk ditanam dan dirawat.

“Mereka akan diberikan semacam penugasan untuk harus membuat laporan setiap minggu. Fungsinya agar siswa bertanggungjawab atas tanaman yang telah mereka tanam tersebut,” jelasnya.

Disampaikan Taufik, kegiatan ini juga sebagai pembelajaran kontekstual kepada siswa. Artinya anak-anak tidak hanya diberikan materi secara teoritis tapi akan lebih terlibat langsung dalam pelaksanaan pembelajaran.

Menurutnya pembelajaran dengan cara seperti ini akan lebih efektif untuk diterapkan kepada siswa SD. Pasalnya dengan MELAKUKAN siswa akan lebih mudah mengingat daripada hanya mempelajari teori saja.

Moh.Salim selaku dewan pendidikan Sampang mengapresiasi langkah Pak Taufik dan berharap hal itu di tiru oleh sekolah lain se kabupaten Sampang.

“Luar biasa pak Taufik ini, kepala sekolah seharusnya memang begitu, membuat program kreatif di sekolah, salah satunya dengan mengajarkan anak didiknya bercocok tanam, selain itu juga tentunya akan memperindah pekarangan sekolah dengan tumbuhnya tanaman sayur mayur, semoga sekolah lain juga menerapkan hal yang demikian” pungkas Salim. (Hasip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *