Pupuk Langka, Ini yang Dilakukan Yayasan Sandal Jepit Indonesia

Reporter : -39 views

Sampang – Kelangkaan pupuk bersubsidi menjadi polemik di masyarakat, terutama dikalangan Petani, termasuk di kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Madura. Oleh karena itu, Yayasan Sandal Jepit Indonesia menggelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi yang dikemas dengan Santunan Anak Yatim dan Sosialisasi Pertanian oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, (17/11/2020).

Acara digelar di rumah Kordes Yayasan Sandal Jepit Desa Mambulu Barat, M.Sueb Hasim di dusun Burnang Desa Mambulu Barat.

Hadir dalam acara tersebut, plt Kepala Dinas Pertanian Sampang Ir.Suyono, Camat Tambelangan beserta forpimcam, kepala BPP Tambelangan, ketua LPPNU Tambelangan, ketua GMBI Madura, 43 ketua kelompok Tani se Kecamatan Tambelangan serta pengurus Yayasan Sandal Jepit Indonesia se kecamatan Tambelangan.

Ketua Yayasan Sandal Jepit Indonesia, M Fausiluddin menyampaikan maksud dan tujuan dari acara ini.

“Acara ini sebagai media rembug antara petani dengan pemerintah yang dalam hal ini Dinas Pertanian terkait kelangkaan pupuk subsidi sehingga harapannya petani bisa mendapatkan informasi yang utuh dan jelas dari Dinas terkait.” Papar fausi.

Moh.Salim selaku Pembina sekaligus pendiri Yayasan Sandal Jepit Indonesia berharap kelompok tani di kecamatan Tambelangan bisa menjadi penyambung lidah petani ke pemerintah.

“Kelompok Tani di kecamatan tambelangan harapannya mampu menjadi penyambung lidah petani ke pemerintah sehingga apa yang menjadi kebutuhan dan permasalahan petani bisa tersampaikan ke pemerintah dan segera terselesaikan” tegas Salim.

Terkait Yayasan Sandal Jepit Indonesia sendiri, Salim menjelaskan bahwa Yayasan ini ke depan akan hadir ditengah tengah masyarakat kecil, terutama dibidang Sosial Kemasyarakatan.

 

Ir.Suyono mengapresiasi langkah Yayasan Sandal Jepit dan akan dijadikan contoh untuk kecamatan lain se kabupaten Sampang, selain itu beliau menyampaikan permasalahan pertanian di Sampang pada khususnya, salah satunya terkait sudah buruknya kondisi tanah.

“Ada beberapa masalah di pertanian kita hari ini, antara lain sudah rusaknya struktur Tanah kita, yang dulunya subur sekarang sudah ‘kajal’, hal ini dikarenakan pemakaian pupuk kimia yang berlebih” terang pak Yono.

“Terkait kelangkaan pupuk subsidi, ini dikarenakan stok yang di kirim oleh pusat mamang tidak sesuai dengan yang diajukan oleh kelompok Tani, hampir separuhnya, oleh karena solusi yang paling konkret adalah dengan penggunaan pupuk organik” papar pak suyono.

Kepala BPP Tambelangan, Moh Suryadi mengapresiasi kegiatan Yayasan Sandal Jepit Indonesia yang sudah memfasilitasi dinas pertanian bertemu dengan kelompok Tani.

Sebagai informasi, Yayasan Sandal Jepit Indonesia terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI nomor AHU. 0020169.AH.01.04.tahun 2020 dengan Akte Notaris Adrina, SH, MKn.(Hasip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *