Aktivis Desak PT Trijaya Adymix Tidak Asal Kerjakan Proyek Nasional di Pamekasan

  • Bagikan
Aktivis Desak PT Trijaya Adymix Tidak Asal Kerjakan Proyek Nasional di Pamekasan.

SUARA POST, PAMEKASAN – Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) Pamekasan terus memberi perhatian khusus terhadap pekerjaan kanstin dan pengaspalan sepanjang jalan Bundaran Manis Pamekasan.

Basri Ketua Umum Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) mengingatkan pihak pelaksana proyek untuk mengerjakan sesuai dengan metode dan juknis yang ada. Baik untuk pemasangan beton maupun pengaspalan.

“Kami bersama-sama akan terus pantau perkembangan proyek dengan anggaran Rp. 25.520.622.540,00 yang dikerjakan oleh PT TRIJAYA ADYMIX di Bundaran Asem Manis Pamekasan ini,” katanya. Rabu (03/08/2022)

Dikatakannya, segala proses pekerjaan semestinya dilakukan dengan cermat. Terutama saat ini pekerjaan pengaspalan yang sedang berlangsung.

BACA JUGA   Pelayanan Publik, Kabupaten Pamekasan Masuk Zona Kuning

Misalnya, pihak pekerja menyesuaikan betul terkait proses pengasapan dengan ruas jalan dan suhu yang ada. Tujuannya, agar proyek dengan biaya besar itu berlangsung lama dan tidak mudah rusak.

“Kami minta kepada pihak PT TRIJAYA ADYMIX untuk metode pengaspalan disesuaikan dengan ruas dan suhunya,” ujarnya.

Perhatian itu berikan, agar pekerjaan tersebut tidak menjadi perbincangan masyarakat yang berakibat pada kerugian uang negara dan masyarakat. Apalagi ini pekerjaan nasional. “Jangan sampai pekerjaan preservasi jalan ini menjadi buah bibir masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Basri juga mendesak kementerian PUPR RI untuk tegas dan cermat dalam mengevaluasi kinerja pelaksana. sebab sedari awal pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai metode atau asal-asalan.

BACA JUGA   Pemkab Pamekasan Gelar Tahlil Dan Doa Bersama untuk Almarhum Kiai Abdul Hamid

“Lebih-lebih para satker dan pejabat balai 8 (Jawa – Bali) harus terus mengingatkan pelaksana. Pekerjaan Preservasi jalan wilayah III ini merupakan pekerjaan skala nasional tentu anggaran cukup besar dan harus dikerjakan dengan baik,” tandasnya.

Sebelumnya, Aktivis terus menyoroti terkait simpang siurnya proyek Pemasangan beton pembatas jalan dengan anggaran Rp. 25.520.622.540.00 yang dikerjakan oleh PT Trijaya Adymix.

Proyek kanstin yang ditempel yaitu yang ke arah Utara bundaran asem manis. Sementara yang ke arah barat dibongkar dan digali pasca dilakukan aksi demonstrasi ke kantor PU Provinsi Jawa Timur wilayah Pamekasan. Senin (18/07/2022).

BACA JUGA   Tersengat listrik, Pelajar di Pamekasan Tewas di Mushola

Diketahui pasca Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) melakukan aksi demonstrasi, beton itu dibongkar. Sebab, ditemui dalam pekerjaan dengan anggaran besar itu diduga dikerjakan asal-asalan dan ditemukan banyak kejanggalan di lokasi pekerjaan.

Terbukti, beton yang di pasang tanpa digali sebelumnya dan langsung ditempel layaknya memasang bata dan paving.

Pada saat demontrasi, massa aksi juga menuntut mencabut izin PT tersebut dan hingkang dari wilayah pekerjaan sebab pekerjaan terindikasi dilakukan secara tidak professional.

  • Bagikan